Bagikan ke:

Dengan banyaknya tuntutan dalam kehidupan yang disertai tekanan, tidaklah heran seseorang akan mudah merasa stress, ketakutan, khawatir bahkan depresi. Bahayanya hal ini bisa sampai mengakibatkan gangguan terhadap stabilitas mental seseorang, bisa disebabkan oleh hubungan asmara, keluarga, pendidikan, bisnis, hingga karir. Jika dibiarkan dalam waktu lama, maka ini berpotensi mengubah karakter seseorang secara perlahan. Tentunya bukan ke arah yang positif, tapi negatif. Maka dari itu, penting untuk Anda merawat kesehatan mental.

Hanya saja kebanyakan orang lebih mengutamakan kesehatan fisik, dan menomorduakan kesehatan mental. Padahal yang tidak diketahui orang-orang bahwa kesehatan mental yang terganggu dapat memicu dampak negatif terhadap kesehatan fisiknya. Hal ini berisiko menyebabkan kondisi penyakit tertentu yang tidak boleh diremehkan. Penting untuk Anda pahami bahwa kita semua harus menjaga kesehatan mental, bahkan sejak dini supaya mencegah datangnya gangguan mental. Maka dari itu, mari bersama-sama mengikuti pembahasan berikut ini.

Pentingnya Jaga Kesehatan Mental Sejak Dini, Tak Boleh Diremehkan

Kesehatan mental mencakup tentang psikologis, kesejahteraan emosional, serta sosial, perannya itu sama penting dengan kesehatan fisik. Mental yang positif dan sehat membantu fungsi tubuh bekerja dengan baik, serta melancarkan koneksi Anda dengan lingkungan sosial. Kesehatan mental sangat mempengaruhi cara berpikir, bertindak, bahkan merasakan.

Anda dapat membuat sebuah pilihan yang tepat, berhubungan dengan orang lain, serta mampu mengelola stres apabila punya mental yang sehat. Nah, jika ingin meningkatkan kesejahteraan hidup secara menyeluruh, maka jaga kesehatan mental sejak dini, mulai dari anak-anak, remaja, dan saat dewasa. Nah, ada empat kriteria yang menjadi pertanda terjaganya kesehatan mental seseorang menurut World Health Organization (WHO), yaitu:

  • Berkontribusi terhadap masyarakat sekitar.
  • Mampu menggali potensi diri.
  • Bisa bekerja secara produktif.
  • Dapat mengatasi masalah kehidupan serta mampu mengelola stres.

Selain empat kriteria di atas, ada beberapa kondisi lain yang menunjukkan bahwa tidak ada masalah pada mental Anda. Yaitu:

  • Merasa bangga terhadap sesuatu yang dimiliki.
  • Tidak menyalahkan diri sendiri.
  • Percaya diri ketika berjumpa dengan orang-orang baru.
  • Diselimuti rasa optimis.

Kesehatan yang dideskripsikan oleh WHO mencakup fisik, kesejahteraan dan fisik. Oleh karena itu, kita tidak boleh menyepelekan pentingnya merawat kesehatan mental. Berikut ini merupakan beberapa alasan kenapa kesehatan mental itu penting.

1.      Mencegah Datangnya Penyakit

Kesehatan mental yang baik dapat menurunkan risiko penyakit tertentu. Hal ini sudah disinggung sebelumnya, dan turut didukung dari berbagai riset. Sebanyak 32% orang-orang yang mengalami tekanan mental lebih berisiko meninggal karena kanker. Bukan hanya itu saja, ada juga riset yang membuktikan bahwa orang dengan gangguan mental seperti depresi berisiko terserang penyakit jantung koroner.  

Di sisi lain, angka kematian akibat penyakit jantung juga bisa disebabkan oleh penyakit skizofrenia. Ini merupakan gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang. Skizofrenia cukup serius, menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi, terjadi perubahan perilaku, hingga kacau dalam berpikir. Dan jika terjadi pada orang-orang yang menderita jantung koroner, penyakit mental ini dapat meningkatkan resiko kematian lebih tinggi.

Para ahli percaya bahwa sangat sulit menghentikan kebiasaan buruk seperti minum alkohol, merokok, atau makan-makanan tak sehat pada orang-orang yang kesehatan mentalnya terganggu. Jika kebiasaan tersebut dibiarkan secara konsisten, maka dapat meningkatkan risiko penyakit mematikan seperti penyakit jantung dan kanker.

2.      Meningkatkan Kesejahteraan

Kesehatan mental yang baik dan terjaga bisa memberikan pengaruh positif terhadap kesejahteraan seseorang. Aspeknya pun beragam, mulai dari pendidikan, kesehatan fisik, pekerjaan, bahkan ekonomi. Namun jika yang terjadi sebaliknya, itu dapat mempengaruhi keadaan sosial dan ekonominya.

3.      Menjaga Suasana Hati atau Mood

Korban dari tindakan mengabaikan kesehatan mental adalah suasana hati atau mood. Orang-orang dengan gangguan mental biasanya punya suasana hati yang tidak menentu, sebut saja depresi, bipolar, gangguan kepribadian, dan sebagainya. Kesehatan mental yang diperhatikan dengan baik dapat membantu Anda menjaga suasana hati, sehingga terhindar dari berbagai gangguan mental.

4.      Mencegah Gangguan Kecemasan

Masalah-masalah mental seperti gangguan kecemasan dapat diturunkan jika Anda memperhatikan kesehatan mental. Gangguan ini umum terjadi pada banyak orang, dan saat mengalaminya mereka akan terus menerus cemas dan tentu hal itu tidaklah menyenangkan. Gangguan cemas merupakan respon tubuh ketika sedang stress, bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik dan juga mental Anda. Sebut saja seperti sakit kepala, keringat berlebih, ketegangan otot, detak jantung dan napas cepat, dan sebagainya. Itulah mengapa Anda perlu memperhatikan kesehatan mental supaya terhindar dari penyakit-penyakit tersebut.

Baca Juga :Cara Meningkatkan dan Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi

Tanda Kalau Kesehatan Mental Sedang Terganggu

Ketika kesehatan mental terganggu, perilaku, suasana hati, dan pikiran dapat terpengaruh. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan masalah pada kesehatan mental, bisa dari latar belakang keluarga, pengalaman hidup, ataupun faktor biologis. Setiap orang pasti pernah mengalami masalah kesehatan mental, setidaknya sekali seumur hidup. Sebab, ini merupakan salah satu fase dalam hidup yang umum terjadi.

Perlu diketahui, ada sejumlah perilaku yang menunjukkan bahwa mental seseorang sedang tidak baik-baik saja. Di antaranya berikut ini:

  • Tidak mampu menyelesaikan tugas sehari-hari, contohnya bekerja, sekolah, ataupun merawat anak-anak.
  • Berpikir untuk melukai orang lain atau bahkan diri sendiri.
  • Meyakini hal-hal yang tidak benar atau mendengar suara-suara yang sebenarnya tidak ada.
  • Mempunyai ingatan dan pikiran yang tidak dapat keluar dari kepala.
  • Mengalami perubahan suasana hati yang ekstrim, bisa merasa sangat emosi, marah, sedih, dan sebagainya yang mana itu dapat mengakibatkan masalah dalam hubungan.
  • Tiba-tiba berteriak atau berkelahi dengan teman dan keluarga.
  • Merasa sangat takut, khawatir, kesal, marah, gelisah, pelupa, atau bingung.
  • Mencoba memakai obat-obatan terlarang.
  • Minum atau merokok lebih banyak dari biasanya.
  • Merasa putus asa dan tidak berdaya.
  • Memiliki rasa sakit yang tak dapat dijelaskan.
  • Mati rasa atau merasa bahwa tidak ada lagi sesuatu yang berarti dalam hidup.
  • Tidak punya semangat dan gairah hidup.
  • Menarik diri dari orang lain.
  • Tidak melakukan aktivitas yang biasanya dilakukan sehari-hari.
  • Makan atau tidur tidak teratur, porsinya terlalu sedikit atau terlalu banyak.

Kalau Anda ataupun orang yang dikenal pernah menunjukkan tanda-tanda di atas, itu berarti kondisi mentalnya sedang tidak baik-baik saja. Pelajari lebih lanjut tentang masalah kesehatan mental tertentu dan bagaimana untuk mencari bantuan. 

9 Cara Sederhana Merawat Kesehatan Mental

Untuk meningkatkan kesejahteraan hidup secara keseluruhan, Anda tidak dapat hanya fokus pada kesehatan fisik saja, tapi juga kesehatan mental. Dalam kehidupan, kesehatan mental punya peran besar dalam mengelola perasaan sehari-hari.  

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental agar tetap dalam kondisi baik:

  1. Tuliskan hal-hal yang patut disyukuri.
  2. Lakukan sesuatu untuk orang lain.
  3. Belajar untuk lebih terbuka.
  4. Memahami diri sendiri.
  5. Makan makanan sehat dan bergizi.
  6. Tidur tepat waktu.
  7. Fokus pada satu hal dalam satu waktu.
  8. Berolahraga.
  9. Katakan hal positif pada diri sendiri.

Nah, kini Anda sudah tahu betapa pentingnya merawat kesehatan mental. Semoga informasi nasehat.id bermanfaat.

Komentar